Bupati Bogor Tanggap Cepat Atasi Bencana di Sejumlah Wilayah

BOGOR KAB. MPI – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bergerak cepat menangani bencana yang melanda beberapa daerah dalam dua hari terakhir. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan meninjau langsung lokasi terdampak angin puting beliung di kawasan Stadion Pakansari, Kamis (12/2/2026) Malam.

Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari banjir hingga puting beliung, ditangani secara sigap dan terkoordinasi. Di Gelora Pakansari, angin puting beliung menyebabkan pohon tumbang dan sempat menutup akses jalan. Berkat respons cepat tim gabungan BPBD, Damkar, DLH, TNI, Polri, dan masyarakat, akses kembali normal dan kondisi stadion dipastikan aman digunakan.

Baca juga:  Kasad: ASLINMAS Jangan Besar di Struktur, tapi Minim Manfaat

“Kami fokus memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan di lapangan. Begitu kejadian dilaporkan, seluruh jajaran langsung bergerak. Penanganan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegas Rudy Susmanto saat meninjau lokasi.

Selain di Pakansari, penanganan banjir dan normalisasi saluran air juga dilakukan di sejumlah titik, termasuk Desa Cijayanti dan wilayah terdampak lainnya. Pendataan rumah warga yang terdampak terus berlangsung untuk memastikan bantuan dan perbaikan infrastruktur segera direalisasikan.

Baca juga:  KAI Pedang Hitam Lantik dan Ambil Sumpah 410 Advokat di Pengadilan Tinggi Bandung

Bupati Bogor juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci agar dampak bencana bisa kita tekan dan aktivitas masyarakat segera pulih,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan upaya pemulihan dilakukan secara menyeluruh agar situasi tetap terkendali dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Baca juga:  Eggi Sudjana, Klarifikasi Pemberian Buku OST JUBEDIL Untuk Jokowi

[ATS]

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...