Jaga Hati Agar Tidak Tersempit Saat Nama Allah Disebut

MUTIARA HIKMAH – SELASA, 21 APRIL 2026

Matapenaindonesia – Allaah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَحْدَهُ اشْمَاَزَّتْ قُلُوْبُ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ ۚ وَاِذَا ذُكِرَ الَّذِيْنَ مِنْ دُوْنِهٖۤ اِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُوْنَ

“Dan apabila yang disebut hanya nama Allah, kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat. Namun apabila nama-nama sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka menjadi bergembira.”
📖 (QS. Az-Zumar: 45)

✨ Hikmah yang dapat kita renungkan:

Dalam realitas kehidupan sosial, fenomena yang disebutkan dalam ayat ini nyata adanya. Tidak sedikit yang menunjukkan ketidaksenangan ketika ajaran Islam hendak ditegakkan.

Seakan-akan mata mereka enggan melihat dan telinga mereka enggan mendengar saat nama Allah disebut atau ketika nilai-nilai Islam hendak dijadikan pedoman, baik dalam peraturan maupun kebijakan negara.

Sebaliknya, ketika yang diangkat adalah selain dari ajaran Allah, justru muncul kegembiraan. Ini adalah cerminan kondisi hati yang perlu kita waspadai bersama. ⚠️

Baca juga:  Prof Eggi Sudjana: Jangan Biarakan Ummat Terpecah belah, Pesan Tegas Dari QS Ali Imran

📜 Fakta Sosiologis & Sejarah:

Dalam perjalanan sejarah, termasuk saat diberlakukannya asas tunggal Pancasila, terjadi dinamika yang menyebabkan perpecahan. Dalam konteks ini, BES (Brother Eggi Sudjana) tetap istiqomah berjuang mempertahankan HMI MPO agar tetap berasaskan Islam. Alhamdulillah, semangat ini tetap terjaga hingga kini.

Bahkan jauh sebelumnya, pada tahun 1945 dalam perumusan Piagam Jakarta, terdapat penolakan terhadap pemberlakuan syariat Islam. Kisah lain disampaikan oleh Almarhum Dr. Mohammad Natsir kepada BES, bahwa pernah ada penolakan bahkan terhadap penggunaan nama “Islam” untuk sebuah rumah sakit, seakan-akan sebagian pihak “tidak suka” melihat simbol Islam hadir di ruang publik.

🕊️ Dalam kesempatan itu, Almarhum Natsir mengingatkan agar para kader tetap istiqomah dalam dakwah dan membela Islam, apapun tantangan yang dihadapi.

📖 Kembali Kepada Allah Dengan Taubat Nasuha

Allaah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْۤا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا ۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَـكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَ نْهٰرُ ۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ ۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَ يْمَا نِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَاۤ اَ تْمِمْ لَـنَا نُوْرَنَا وَا غْفِرْ لَـنَا ۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Baca juga:  Presiden Minta Pindad Rancang Mobil Khusus: Tetap Bisa Berdiri, Meski Ada Kaca

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya…”
📖 (QS. At-Tahrim: 8)

Ayat ini mengajarkan bahwa jalan kembali kepada Allah dengan taubat yang tulus adalah kunci keselamatan. Cahaya keimanan akan menerangi langkah kita.

⚔️ Perintah untuk Berjihad

Dan jangan kita lupakan firman Allah berikut:

يٰۤاَ يُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّا رَ وَا لْمُنٰفِقِيْنَ وَا غْلُظْ عَلَيْهِمْ ۗ وَمَأْوٰٮهُمْ جَهَنَّمُ ۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ

“Wahai Nabi! Perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka…”
📖 (QS. At-Tahrim: 9)

📌 Refleksi Kondisi Saat Ini (April 2026):

Kita menyaksikan dinamika global, termasuk sikap terhadap Palestina dan Iran, yang memunculkan keprihatinan besar. Di tengah kondisi tersebut, menjadi kegelisahan tersendiri ketika kebijakan politik sebagian pemimpin dunia, termasuk Indonesia, dinilai tidak sepenuhnya berpihak pada nilai-nilai keadilan umat.

Baca juga:  Ketua dan Anggota DPC PWRI Bogor Raya Desak APH Tangkap Pelaku Penganiayaan Jurnalis Ambarita

Dalam hal ini, BES telah sejak awal menyampaikan kritiknya dan terus mengingatkan.

🙏 Doa dan Harapan:

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan hidayah kepada para pemimpin negeri ini, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar senantiasa kembali kepada jalan yang diridhai Allah, bertakwa, tunduk, dan patuh hanya kepada-Nya.

✨ Penutup:

Mari kita jaga hati agar tetap mencintai kebenaran, tetap istiqomah dalam iman, dan tidak termasuk golongan yang merasa sempit ketika nama Allah disebut.

🤲 “Rabbanaa atmim lanaa nuuranaa waghfir lanaa, innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.”

(Ya Rabb kami, sempurnakanlah cahaya kami dan ampunilah kami. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.)

Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin 🤍

✊ Salam Jihad, Brother Eggi Sudjana ( BES )

Latest

KPK Panggil Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dalam Kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi...

Mutiara Hikmah: BES Ajak Umat Introspeksi Diri Lewat Doa Sulaiman dan 5 Penyakit Hati

BOGOR | MATA PENA INDONESIA –Prof Dr Eggi Sudjana,...

Newsletter

Don't miss

KPK Panggil Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dalam Kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi...

Mutiara Hikmah: BES Ajak Umat Introspeksi Diri Lewat Doa Sulaiman dan 5 Penyakit Hati

BOGOR | MATA PENA INDONESIA –Prof Dr Eggi Sudjana,...

Kader PSI Bogor Raya Membludak di Rakorda, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias di Sentul

MATA PENA INDONESIA | BOGOR — Kader Partai Solidaritas...

KPK Panggil Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dalam Kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemotongan upah...

Mutiara Hikmah BES: Ultah Wajar Dirayakan dengan Gembira, Kematian Syahid Disambut dengan Sukacita, Benarkah?

BANDUNG | MATA PENA INDONESIA – Prof Dr Eggi Sudjana atau dengan panggilan akrabnya Brother Eggi Sudjana (BES), dalam Mutiara Hikmah Selasa, 27 Oktober...

BPI KPNPA RI Bakal Laporkan Penyidik Polda Sumbar ke Propam, Dugaan Korupsi Tanah Adat 765 Hektare Disorot

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) menegaskan bahwa laporan yang...