Kemacetan Kota Bogor Mulai Terurai, Sujatmiko Dapat Apresiasi Dari KPP Bogor Raya

KOTA BOGOR, MPI Persoalan parkir liar dan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Kota Bogor dinilai mulai menunjukkan perbaikan. Langkah tegas dan terukur yang dilakukan Sujatmiko, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.

Sekretaris Jenderal KPP Bogor Raya, Awaludin, menyatakan bahwa penanganan parkir liar yang selama ini menjadi biang kemacetan kini mulai dilakukan secara konsisten di sejumlah titik rawan.

Baca juga:  PWRI Soroti Praktik "Wajib KKPR" untuk UMKM: NIB Jadi Sumber Pungutan Liar

“Penertiban parkir liar dan pengaturan lalu lintas sudah mulai terasa dampaknya. Ada keseriusan dari Kadishub Kota Bogor dalam menyelesaikan persoalan klasik ini,” ujar Awaludin, Pada Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, keberanian Dinas perhubungan (Dishub) Kota Bogor dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran parkir patut diapresiasi.

KPP Bogor Raya dukung Dinas Perhubungan (Dishub) Bentuk Pasukan Penertiban Parkir Liar tersebut.

Pasalnya, parkir liar selama ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas (Lalin), tetapi juga merugikan masyarakat pengguna jalan.

Baca juga:  Kapan??? BBR Mempertanyakan Kinerja Pemkot Saat ini dan APH di Kota Bogor Dipertanyakan

Awaludin menambahkan, keberhasilan penanganan kemacetan tidak lepas dari koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub). aparat penegak hukum, hingga peran serta masyarakat. Ia berharap langkah yang telah berjalan tidak bersifat sementara, melainkan dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami berharap Dinas Peehubungan (Dishub) tidak hanya menertibkan, tetapi juga menyiapkan solusi parkir yang tertib dan manusiawi, agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan ketertiban umum,” tegasnya.

Baca juga:  GAMIS Indonesia Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu di Rawamangun

KPP Bogor Raya menilai, apabila konsistensi penataan parkir dan lalu lintas terus dijaga, maka persoalan kemacetan di Kota Bogor dapat diurai secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami optimistis, parkir liar dan kemacetan bisa diselesaikan jika komitmen ini terus dipertahankan.

KPP Bogor Raya siap mendukung dan mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik,” tandasnya

[Syam]

Latest

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Newsletter

Don't miss

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!

JAKARTA, MPI - Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Presiden...

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana ( BES ) Matapenaindonesia - Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ  ۛ  كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara silaturahmi yang dihadiri sejumlah tokoh akademisi, aktivis, dan figur publik, muncul kontroversi ketika forum tersebut...