GAMIS Indonesia Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu di Rawamangun

JAKARTA, MPI – Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu di Panti Yatim Indonesia (PYI) Rawamangun, Jakarta Timur. Pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua Umum GAMIS Indonesia Fahri Salim, S.H., Bendahara Umum Yeni Agustin, serta jajaran Pengurus Wilayah GAMIS Indonesia DKI Jakarta. Acara ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus komitmen organisasi dalam menebar keberkahan di bulan Ramadhan.

Dalam sambutannya, Fahri Salim menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan. GAMIS Indonesia ingin hadir tidak hanya sebagai gerakan intelektual, tetapi juga gerakan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar mantan Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya Periode 2018-2019 tersebut.

Baca juga:  Rudy Susmanto Ajak Warga Hadiri Open House Lebaran Idul Fitri 1447 H di Stadion Pakansari

Ia juga menyoroti pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memperhatikan kelompok rentan, khususnya anak-anak yatim piatu.

“Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat hari ini, kehadiran negara dan seluruh elemen bangsa, termasuk dunia usaha, menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal. Ini bukan hanya soal kepedulian, tetapi soal tanggung jawab kebangsaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fahri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan.

“GAMIS Indonesia mendorong agar sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil terus diperkuat. Kepedulian sosial harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya bersifat insidental, tetapi berkelanjutan dan terstruktur,” tambahnya.

Baca juga:  Dirut RSUD Kota Bogor Dirikan Majelis Taklim Asmaul Husnah, Syiar Islam di Tengah Pemukiman Tamansari

Selain buka puasa bersama, GAMIS Indonesia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk dukungan dan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan diharapkan dapat memberikan semangat serta kebahagiaan bagi anak-anak yang hadir.

Bendahara Umum GAMIS Indonesia Yeni Agustin menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Fahri Salim mengingatkan bahwa momentum Ramadhan harus menjadi refleksi bersama bagi para pemangku kepentingan.

Baca juga:  Seleksi Jabatan Berlanjut, Bupati Bogor Rudy Susmanto: Pastikan Talenta Terbaik Isi Jabatan Strategis

“Momentum Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya para pemangku kebijakan dan pemilik sumber daya, untuk lebih peka dan responsif terhadap kondisi sosial masyarakat. Keberkahan bangsa ini terletak pada sejauh mana kita mampu saling menguatkan,” pungkasnya.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama serta harapan agar nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, GAMIS Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai organisasi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keumatan.

[ ATS ]

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah, QS Ali Imran 133-134, Rumus Surga Paling Simple tapi Paling Berat: Eggi Sudjana Pertanyakan Stigma Islam Teroris

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si. (Brother Eggi Sudjana/BES), melalui Mutiara Hikmah Selasa, 6 Oktober 2026, mengajak umat Islam...

Alternatif Turun Rame-Rame adalah Civil Disobedience, Damai Hari Lubis Soroti Introspeksi Kepemimpinan

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Wacana turun “rame-rame” atau people power kembali menjadi pembahasan dalam konteks kedaulatan rakyat, demokrasi, hukum, serta kepemimpinan. Pengamat KUHP...

Mutiara Hikamah, Dirgahayu TNI ke-81: Eggi Sudjana Ingatkan Jenderal dan Presiden, Jangan Lupakan Power Tauhid di Balik Kekuatan Alutsista

BES Soroti QS. Al-Anfal Ayat 19, Kekuatan Pasukan dan Senjata Canggih Tidak Akan Berarti Jika Allah Mendatangkan Marabahaya BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dalam...