Sekitar 4.000 Pemudik Ikuti Mudik Gratis Kabupaten Bogor, Terbanyak di Tingkat Daerah

BOGOR, MPI – Program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor tahun 2026 mencatat jumlah peserta yang signifikan. Sekitar 4.000 pemudik diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Jumlah tersebut menjadikan program Mudik Gratis Kabupaten Bogor sebagai salah satu yang terbesar di tingkat kabupaten/kota di Indonesia, baik dari sisi jumlah armada maupun peserta.

Sebanyak 77 unit armada bus disiapkan untuk melayani para pemudik, terdiri dari 40 bus dari Pemerintah Kabupaten Bogor, 20 bus dari Polres Bogor, serta 17 bus dari pihak swasta.

Baca juga:  Rudy Susmanto: Sinergi Pemkab dan DPRD Harus Menjawab Aspirasi Masyarakat

Para pemudik diberangkatkan menuju berbagai kota tujuan, seperti Solo, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, wilayah Pantura, Pansela, hingga Tasikmalaya.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak serta tingginya antusiasme masyarakat.

“Kurang lebih 4.000 masyarakat diberangkatkan hari ini. Ini bukan kerja satu pihak, melainkan hasil kolaborasi dan gotong royong berbagai elemen, termasuk dukungan dari sektor swasta,” ujar Rudy.

Baca juga:  Rudy Susmanto Sampaikan Pesan Jelang Pilkades 2027 di Kabupaten Bogor

Ia menambahkan bahwa capaian ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan layanan di masa mendatang.

“Kami berharap ke depan dapat menambah jumlah armada serta memperluas tujuan, termasuk ke wilayah Sumatera seperti Lampung, tentunya melalui evaluasi dan kesiapan yang lebih matang,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda juga telah menyiapkan skema arus balik di beberapa titik guna mengakomodasi kepulangan para pemudik.

Baca juga:  Polda Metro Apresiasi Warga Rekam Pengemudi Mobil Ugal-ugalan di Jakpus

Dengan tingginya partisipasi masyarakat, program Mudik Gratis ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif, aman, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Latest

17 Temuan BPK dan 38 Rekomendasi Belum Tuntas, LSM KOMPI Siapkan Laporan ke Kejari Karawang

KARAWANG | MATA PENA INDONESIA – Pengelolaan PT Pupuk Kujang kembali...

Mutiara Hikmah BES: Eggi Sudjana Bongkar 7 Penyebab Manusia Mengkhianati Kebenaran

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Prof. Dr. H....

Petisi 26 Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Kongkalikong Tender RSUD Parung Rp109 Miliar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dugaan persekongkolan tender dalam...

Newsletter

Don't miss

17 Temuan BPK dan 38 Rekomendasi Belum Tuntas, LSM KOMPI Siapkan Laporan ke Kejari Karawang

KARAWANG | MATA PENA INDONESIA – Pengelolaan PT Pupuk Kujang kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data tindak lanjut pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) hingga...

Mutiara Hikmah BES: Eggi Sudjana Bongkar 7 Penyebab Manusia Mengkhianati Kebenaran

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., M.Si., yang dikenal dengan sapaan BES (Brother Eggi Sudjana), dalam kajian Mutiara...

Petisi 26 Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Kongkalikong Tender RSUD Parung Rp109 Miliar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dugaan persekongkolan tender dalam proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung, Kabupaten Bogor, senilai Rp109 miliar kembali...