Mutara Hikmah BES: Bersyukur, Bersabar, dan Mengontrol Diri
Oleh: Prof. Dr. H, Eggi Sudjana, SH., M.Si
MATAPENAINDONESIA.CO.ID – MUTIARA HIKMAH – Jumat, 7 Agustus 2026 / 12 Safar 1448 H
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيم
Bagai gelombang di lautan, kadang pasang dan saat lain surut. Keduanya mempunyai efek sendiri. Tapi itulah bagian keindahan laut. Seperti itulah hidup kita. Senang ketika begitu banyak nikmat dan kemudahan dari Allah, saat lain kita bersedih ketika ujian mendera. Itulah warna hidup kita.
Kita tidak bisa memilih bagaimana hidup kita, karena semua adalah ketentuan Allah. Tugas kita adalah Ta’at, Tunduk dan Patuh mengikuti aturan ALLAAH. Bersyukur ketika senang dan bersabar ketika diuji. Simple memang, perlu perjuangan menjalaninya.
Hanya saja seringkali orang ketika diberi kesenangan dia lupa dan kufur, ketika diberi ujian dia berputus asa. Ini adalah karakter yang harus kita hindari.
Bahwa semua adalah skenario dari sang Maha Pencipta.
“Allah memberi apa yang baik menurutNya bukan apa yang engkau inginkan” — (QS 2 : 216)
Syaikh Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :
“Jangan engkau membenci sesuatu yang telah Allah pilih, karena sejatinya Allah memilihkan sesuatu yang padanya mengandung kemaslahatan besar yang engkau tidak mengetahui darinya.”
Semoga kita dapat menyelesaikan MISI di alam dunia ini dengan Husnul Khatimah / Akhir hidup yang Baik, untuk itulah perlu kendalikan diri / mengontrol nya dari 2 hal : 1. Mulut nya dan 2. Kemaluan nya, menurut Hadist Bukhori mengontrol 2 hal itu akan selamatkan dirinya dari siksa Neraka. Sisi lain bila ingin hidup BAHAGIA, ketahuilah hanya dengan banyak mengingat ALLAAH :
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” — (QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 28)
Ketenangan Hidup itu antara lain di dapat dari persepsi yang benar tentang pemahaman HARUS KURANGI KEINGINAN DUNIAWI JANGAN SELALU INGIN TERUS MENAMBAH yang belum di punyai nya.
Nasehat ini awalnya dikirim oleh adinda Milang adik dari Almarhum Daya Berdoa, juga kuliah Subuh dari Prof. Rokhmin Dahuri yang mengutip dari buku IHYA ULU MUDIN, karya Imam Besar Al Gazali. Disampaikan oleh Prof. Dr. Eggi Sudjana.
Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah. Aamiin.
Salam Jihad, Brother Eggi Sudjana (BES)




