BOGOR, MPI — Penunjukan Sambas untuk memimpin BUMD Kabupaten Bogor yang menaungi Hotel Sayaga Horison dinilai dapat menjadi momentum baru untuk mengoptimalkan aset daerah sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor).
Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor, Rizwan Riswanto, menilai pengalaman Sambas sebagai pengusaha serta keterlibatannya di dunia otomotif dan industri dapat menjadi modal penting untuk memperluas jaringan bisnis Hotel Sayaga Horison.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang memimpin, tetapi bagaimana jaringan, pengalaman, dan kemampuan manajerial tersebut dapat diterjemahkan menjadi kinerja yang konkret bagi BUMD dan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rizwan Riswanto, kepada Mata pena indonesia pada Jumat (14/8/2026).
Hotel Sayaga Horison Dinilai Berpotensi Dikembangkan Jadi Pusat MICE
Menurut Rizwan, Hotel Sayaga Horison memiliki peluang besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai fasilitas akomodasi, tetapi juga sebagai salah satu pusat kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Kabupaten Bogor.
Ia menilai keberadaan hotel milik BUMD dapat dioptimalkan untuk menarik berbagai kegiatan pemerintahan, korporasi, organisasi, komunitas, maupun kegiatan berskala nasional.
Sosok Sambas sendiri tergolong wajah baru yang belum terlalu familiar di ranah politik dan bisnis lokal Kabupaten Bogor. Namun, menurut Rizwan, Sambas memiliki jaringan dan relasi yang cukup luas di tingkat nasional, termasuk dengan berbagai institusi negara, lingkungan Polri, serta kementerian.
Jaringan tersebut, kata Rizwan, dapat menjadi salah satu kekuatan untuk mendatangkan kegiatan berskala nasional ke Hotel Sayaga Horison apabila dikelola secara profesional.
“Hotel jangan hanya menjadi tempat menginap. Harus bisa menjadi pusat kegiatan yang memberikan multiplier effect bagi daerah, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, jasa, hingga pariwisata,” katanya.
Jaringan Nasional Diharapkan Berdampak pada Ekonomi Kabupaten Bogor
Rizwan juga menilai pengalaman Sambas sebagai Ketua Asosiasi Diesel Indonesia dan keterlibatannya dalam komunitas otomotif dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas jejaring dengan dunia industri dan komunitas nasional.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan berskala nasional yang dapat digelar di Hotel Sayaga Horison, semakin besar pula potensi dampak ekonominya terhadap Kabupaten Bogor.
Tidak hanya meningkatkan tingkat okupansi hotel, aktivitas tersebut juga berpotensi menggerakkan sektor UMKM, kuliner, transportasi, jasa, hingga destinasi wisata di sekitar Kabupaten Bogor.
Karena itu, pengelolaan Hotel Sayaga Horison dinilai perlu diarahkan pada model bisnis yang produktif, inovatif, dan mampu memanfaatkan potensi jaringan nasional.
BPI KPNPA RI Tetap Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Meski memberikan dukungan terhadap kepemimpinan baru, Rizwan menegaskan bahwa BPI KPNPA RI akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan BUMD.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, tata kelola perusahaan yang baik, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kami mendukung setiap langkah positif untuk kemajuan Kabupaten Bogor. Tetapi dukungan itu harus berjalan beriringan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, tata kelola yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan,” tegasnya.
Rizwan berharap kepemimpinan baru BUMD Sayaga dapat membawa perubahan positif terhadap kinerja perusahaan daerah dan menjadikan Hotel Sayaga Horison sebagai aset yang produktif.
Sayaga Diharapkan Jadi Kebanggaan Kabupaten Bogor
Lebih jauh, Rizwan berharap Hotel Sayaga Horison tidak hanya dipandang sebagai aset milik pemerintah daerah, tetapi mampu berkembang menjadi perusahaan daerah yang sehat, produktif, kompetitif, dan memberikan kontribusi maksimal terhadap PAD Kabupaten Bogor.
“Kita ingin melihat Sayaga menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor. Kalau jaringan nasional yang dimiliki pimpinan baru dapat dimanfaatkan secara profesional, bukan tidak mungkin Hotel Sayaga Horison menjadi salah satu pilihan utama untuk kegiatan berskala nasional,” pungkas Rizwan Riswanto.
Dengan kepemimpinan baru dan dukungan jaringan yang lebih luas, optimalisasi Hotel Sayaga Horison diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kinerja BUMD sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Syam)




