Beranda blog Halaman 29

Disharmoni Bukan Alasan PHK: Negara Wajib Jamin Hak Pekerja

0

JAKARTA, MPI Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI-KSPI) menggelar Seminar Hukum Ketenagakerjaan bertema “Disharmonis, Ancaman Kaum Buruh” pada Selasa, 2 Desember 2025 di Jakarta. Seminar ini menegaskan kembali prinsip mendasar yang harus dipahami semua pihak: disharmoni dalam hubungan kerja, apa pun bentuknya, tidak bisa jadi alasan PHK.

Pimpinan Pusat FSPMI–KSPI, Abdul Bais, menyatakan hak bekerja adalah hak konstitusional, dijamin UUD 1945 dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. PHK hanya boleh dilakukan berdasarkan alasan yang diatur undang-undang, bukan persepsi subjektif, penilaian sepihak, atau kebijakan internal perusahaan.

“Kami ingatkan, disharmoni bukan alasan PHK. Negara sudah mengatur dengan jelas. Jika ini dibiarkan, pekerja akan berada dalam ketidakpastian,” tegas Abdul Bais. Pada Selasa (2/12).

Penegasan ini sejalan dengan surat resmi Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jamsostek, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, No. B.340/PHIJSK/VI/2012 tertanggal 5 Juni 2012. Surat itu menegaskan PHK tidak bisa dilakukan berdasarkan peraturan di bawah undang-undang, apalagi alasan yang tidak diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Pemerintah mengakui PHK sepihak yang tidak berlandaskan undang-undang adalah tindakan tidak sah.

FSPMI menilai alasan “disharmonis” adalah penyimpangan hukum ketenagakerjaan. Ketidakharmonisan bisa muncul di setiap hubungan kerja dan bukan dasar hukum mengakhiri hubungan kerja. Konstitusi tidak memberi ruang bagi PHK yang tidak melalui proses hukum.

“Jika disharmonis jadi alasan, hubungan industrial berubah jadi alat represi. Ini preseden buruk bagi demokrasi di tempat kerja,” ujar Abdul Bais.

Pasal 28D UUD 1945 menjamin hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, sementara Pasal 28J menegaskan pembatasan hak hanya boleh dilakukan melalui undang-undang. Tidak ada ruang bagi perusahaan atau pejabat mana pun menciptakan alasan PHK di luar yang ditentukan undang-undang.

Seminar ini menggarisbawahi praktik PHK karena disharmonis bertentangan dengan prinsip negara hukum. Ketika perusahaan menjadikan disharmonis sebagai dalih memberhentikan pekerja atau aktivis serikat, yang diserang bukan hanya pekerjanya, tetapi juga konstitusi, kepastian hukum, dan nilai-nilai demokrasi di tempat kerja.

FSPMI menyerukan Pemerintah menegakkan supremasi hukum ketenagakerjaan, memastikan tidak ada PHK tanpa putusan lembaga penyelesaian perselisihan, serta menindak tegas perusahaan yang menjadikan disharmonis sebagai alasan PHK.

Dalam situasi hubungan industrial yang semakin kompleks, negara tidak boleh membiarkan disharmoni jadi alat merampas hak bekerja. PHK hanya sah apabila memenuhi seluruh prosedur dan alasan hukum yang diatur undang-undang. Setiap pembatasan aktivitas serikat, intimidasi, dan tindakan union busting adalah pelanggaran HAM.

“Pekerja tidak boleh jadi korban tafsir sepihak. Hukum sudah memberikan batasan yang jelas. Negara wajib hadir menegakkan itu,” tegas Abdul Bais.

Dalam Pasal 151 UU Ketenagakerjaan, semua pihak wajib mencegah terjadinya PHK. Bahkan dalam UU Cipta Kerja sekalipun, tidak ditemukan ketentuan yang membenarkan PHK dengan alasan “disharmonis”. Alasan disharmonis tidak bisa jadi dasar PHK dalam bentuk apa pun.

 

Red

CFD di Jalur Tegar Beriman Picu Kemacetan Parah, Warga Minta Pemerintah Pikirkan Dampaknya

0

CIBINONG, MPI Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalur Tegar Beriman pada Minggu pagi, (30/11/2025), kembali menuai sorotan publik. Penutupan jalur utama untuk kegiatan bebas kendaraan tersebut menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik, termasuk ruas Lingkar Cikaret hingga Simpang RSUD Cibinong. Warga yang hendak beraktivitas, seperti ke pasar tradisional atau menuju fasilitas kesehatan, mengaku terganggu akibat padatnya arus lalu lintas di jalur alternatif.

CFD digagas sebagai upaya untuk mendorong gaya hidup sehat dan mengurangi polusi udara. Namun, pelaksanaannya di jalur vital yang menjadi akses utama masyarakat justru menimbulkan dampak negatif terhadap mobilitas warga. Arus kendaraan dialihkan ke jalan-jalan kecil seperti Sukahati, KSR Dadi, KP Sawah Pondok Rajeg, dan Afalah, yang tidak dirancang untuk menampung volume kendaraan tinggi.

“CFD boleh aja, kan gak semua orng itu harus mengikuti acara CFD tersebut, tapi pikirkan dong dampaknya. Kami mau ke pasar, ke RSUD, malah terjebak macet berjam-jam. Ini bukan solusi, malah jadi masalah,” ujar seorang warga yang terpaksa memutar jauh untuk menghindari kemacetan. Minggu, (30/11).

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan akses layanan publik yang terganggu, terutama bagi warga yang membutuhkan penanganan medis atau hendak berbelanja kebutuhan pokok. Banyak yang menilai bahwa CFD seharusnya dilaksanakan di lokasi yang lebih terbuka dan tidak mengganggu jalur utama, seperti kawasan Stadion Pakansari atau taman kota.

“Tujuan CFD itu bagus, tapi pelaksanaannya harus bijak. Jangan sampai niat baik malah merugikan masyarakat,” tambah seorang Warga lingkungan yang aktif memantau dampak kegiatan publik terhadap ruang kota.

Sorotan terhadap pelaksanaan CFD ini ramai dibicarakan di media sosial, di mana warga membagikan foto dan video kemacetan serta menyuarakan harapan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi. Mereka meminta agar pelaksanaan CFD ke depan mempertimbangkan aspek aksesibilitas, kenyamanan, dan keselamatan warga.

Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan segera merespons keluhan masyarakat dengan pendekatan yang lebih partisipatif. Evaluasi berbasis data lalu lintas dan masukan warga dinilai penting agar program CFD tetap berjalan tanpa menimbulkan gangguan terhadap aktivitas harian masyarakat.

 

Red

Presiden Prabowo Instruksikan Pengiriman Bantuan Cepat ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana

0

JAKARTA, MPI Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan bantuan penanganan bencana ke tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pengiriman bantuan melalui jalur udara sejak Jumat pagi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa empat pesawat diberangkatkan dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma pada pukul 07.30 WIB. “Pagi ini, atas instruksi Bapak Presiden, diberangkatkan dua pesawat Hercules, satu pesawat 400M, dan satu pesawat ringan menuju lokasi terdampak,” ujar Teddy dalam konferensi pers. Pada Jumat, (28/11).

Pesawat-pesawat tersebut akan mendarat di bandara terdekat dari lokasi bencana, yakni Padang (Sumatra Barat), Silangit (Sumatra Utara), serta Banda Aceh dan Lhokseumawe (Aceh Utara). “Karena lokasi terdampak cukup menyebar, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi,” tambahnya.

Sejak awal bencana pada 25 November, Presiden Prabowo telah menginstruksikan pengiriman bantuan melalui Kemenko PMK yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy. Bantuan terus mengalir melalui pesawat TNI dan maskapai sipil, dengan dukungan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Seluruh bantuan telah diserahkan kepada kepala daerah masing-masing untuk segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak,” tutup seskab

 

Red

SMA Negeri 1 Cibinong Rayakan HUT ke-50 dengan Jalan Sehat dan Pentas Budaya

0

CIBINONG, MPI Dalam semangat memperingati 50 tahun perjalanan pendidikan, SMA Negeri 1 Cibinong menggelar acara pada tanggal 30 september 2025 bertajuk “Jalan Sehat Bareng ILUNI SMANSA Cibinong” di GOR Pakansari, Cibinong. Acara ini menjadi momentum kebersamaan lintas generasi alumni, siswa, guru, dan masyarakat sekitar untuk merayakan warisan dan masa depan pendidikan.

Mengusung tema “Semangat Pahlawan, Inspirasi Masa Depan”, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan jalan sehat, tetapi juga diramaikan dengan:

– 🛍️ Bazaar UMKM: Menampilkan produk lokal dari pelaku usaha kecil dan menengah sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif daerah.
– 🎭 Pentas Seni Budaya: Sajian pertunjukan seni dan komunitas lokal yang merefleksikan kekayaan budaya Nusantara.
– 🩺 Cek Kesehatan Gratis: Fasilitas pemeriksaan kesehatan untuk peserta, sebagai wujud kepedulian terhadap gaya hidup sehat.

Ketua ILUNI SMANSA Cibinong, bersama panitia pelaksana, menyampaikan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang apresiasi dan silaturahmi. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong adalah kekuatan utama SMANSA Cibinong,” ujar salah satu koordinator.

Bagi masyarakat dan alumni yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan melalui kontak berikut:

– dr. Devi: 0812-1285-2218
– Om Botel: 0812-2872-6894
– Harlinda Linda: 0812-9749-5310
– Chandara Gunawan: 0812-8194-8139

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi simbol persatuan: “Mari bersama… bersama cara kita apresiasi karena, bersatu… bersaudara… kita bisa.”

 

Red

Peringatan Hari Guru Nasional 2025: “Guru Hebat, Indonesia Kuat” di SMAIT Rahmaniyah Depok

0

DEPOK, MPI Dalam semangat memperingati Hari Guru Nasional, Yayasan Pendidikan Rahmany menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” di lingkungan SMAIT Rahmaniyah Fullday School, Depok. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 24 November 2025, mulai pukul 06.00 hingga 13.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan yayasan: TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT.

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para guru dalam membangun generasi bangsa. Beragam aktivitas menarik turut memeriahkan perayaan, antara lain:

– 🚶 Jalan Santai
– ⚽ Futsal
– 🤾 Bola Tangan
– 🎨 Doodle Art
– 🎁 Door Prize
– 🕋 Pengumuman Umroh bagi guru terpilih

Selain itu, panitia juga menetapkan beberapa ketentuan khusus bagi peserta, di antaranya:

– 👩‍🏫 Guru akhwat diwajibkan mengenakan jilbab sesuai ketentuan hari Senin
– 👕 Seragam merah SIT (disesuaikan dengan unit masing-masing)
– 🥤 Membawa tumbler dan snack box pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar tenaga pendidik, meningkatkan semangat kolaborasi, serta menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari dunia pendidikan. Yayasan Pendidikan Rahmany terus berkomitmen untuk mendukung guru sebagai pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Red

Kodim 0508/Depok Gelar Turnamen Tenis Lapangan Abadijaya Sukmajaya

0

DEPOK, MPIDalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus mempererat kekompakan dan kebersamaan, Kodim 0508/Depok menggelar turnamen tenis lapangan antar staf dan Koramil jajaran Kodim 0508/Depok. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Tenis Abadijaya, Sukmajaya, Depok. Pada Minggu, (23/11).

Suasana lapangan tenis berubah menjadi arena penuh semangat perjuangan. Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa ratusan peserta dan penonton hadir dengan antusias, menjadikan kompetisi ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para pahlawan.

Acara turut dihadiri oleh:
– Kolonel Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si. beserta jajaran Kodim 0508/Depok
– Wakapolres Kota Depok
– Wakil Wali Kota Depok

Dalam sambutannya, Kolonel Triano menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana menanamkan kembali nilai-nilai kepahlawanan.

“Tujuan utama kami adalah menanamkan semangat kepahlawanan melalui kegiatan positif. Lewat olahraga, kami ingin mengajak masyarakat mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa suksesnya turnamen ini tidak lepas dari kerja keras panitia dan personel yang mempersiapkan setiap detail dengan semangat gotong royong.

Pertandingan berlangsung sengit, dengan sorak-sorai penonton dan suara bola tenis yang memantul menciptakan atmosfer hangat dan penuh energi. Salah satu penonton mengungkapkan kekagumannya:

“Sangat luar biasa. Mereka datang bukan hanya untuk bertanding, tapi juga untuk memaknai Hari Pahlawan dengan cara yang positif.”

Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga inspirasi nyata bagi masyarakat Depok untuk terus merawat semangat kepahlawanan, menjunjung tinggi kebersamaan, dan menjaga nilai gotong royong sebagai identitas bangsa.

Pemenang Turnamen
– Juara 1: Rp 8.000.000 (Delapan Juta Rupiah)
– Juara 2: Rp 6.000.000 (Enam Juta Rupiah)
– Juara 3: Rp 2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan, Lapangan Tenis Abadijaya Sukmajaya meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir sebuah pengingat bahwa semangat pahlawan tetap hidup di setiap aksi positif dan kebersamaan.

 

Red

Pemkab Bogor Jadi Sorotan, Hibah Dispora Rp40,5 Miliar di Tengah Tingginya Angka Kemiskinan

0

KABUPATEN BOGOR, MPI Pemerintah Kabupaten Bogor menuai sorotan publik setelah menetapkan alokasi hibah sebesar Rp40,5 miliar kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam APBD 2025. Kebijakan ini dianggap kontroversial karena bertepatan dengan tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Bogor, yang tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).

Dana hibah tersebut direncanakan untuk mendukung organisasi kepemudaan dan olahraga, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Gerakan Pramuka, serta komunitas olahraga lokal. Pemkab Bogor menyebut tujuan hibah ini adalah pembinaan generasi muda, peningkatan prestasi olahraga, dan penguatan kapasitas organisasi kepemudaan.

Namun, sejumlah kalangan mempertanyakan prioritas kebijakan ini. Di tengah tantangan kemiskinan, masyarakat menilai anggaran sebesar itu seharusnya lebih difokuskan pada program pengentasan kemiskinan, seperti pelatihan kerja, bantuan sosial, dan peningkatan layanan dasar.

Bukan berarti sektor kepemudaan tidak penting, tapi alokasi harus proporsional dan sesuai urgensi, Kami ingin tahu indikator keberhasilan hibah ini dan dampaknya bagi masyarakat luas,” ujar tokoh masyrakat kabupaten bogor Pada Jumat (21/11).”

Sorotan publik semakin menguat diperbincangkan dengan desakan agar Pemkab Bogor membuka data penerima hibah, rincian kegiatan yang didanai, serta hasil yang diharapkan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan anggaran benar-benar memberi manfaat.

 

Red

Universitas Jayabaya Gelar Lokakarya Penguatan Kepemimpinan Akademik

0

JAKARTA, MPI Universitas Jayabaya sukses menggelar Lokakarya bertema “Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial untuk Pencapaian Visi Universitas Jayabaya” yang dilaksanakan pada hari Selasa, 18 November 2025, bertempat di Ruang Seminar Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH, MH, Lantai V Gedung Rektorat Universitas Jayabaya.

Acara ini dihadiri oleh segenap pimpinan Universitas Jayabaya dengan jumlah peserta 76 orang peserta yang terdiri dari segenap unsur pimpinan Universitas Jayabaya, mulai dari Rektor Universitas Jayabaya, segenap Wakil Rektor Jayabaya, Direktur Pascasarjana Jayabaya, dan segenap Wakil Direktur Pascasarjana Jayabaya, Kepala LPM, Kepala LPPM, Kepala LMH Jayabaya, Kepala Lembaga Bahasa, kemudian lokakarya ini juga dihadiri oleh seluruh Dekan Fakultas, seluruh Wakil Dekan Fakultas, seluruh Kaprodi, dan para Kepala Biro, Kepala Bagian, Kepala BAU Jayabaya, Kepala BAK Jayabaya, civitas akademika, termasuk para Dosen Universitas Jayabaya yang berkesempatan hadir dalam lokakarya ini.

Acara lokakarya dibuka dengan Doa Pembuka oleh Drs. H. Syarief Abdillah, M.M.

Kemudian terdapat sambutan dari Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya M.H, F.I.C.D., “Hari ini, kita berkumpul bukan sekedar untuk memperbaiki sistem, tapi untuk memperkuat jiwa kepemimpinan, jiwa yang berakal pada nilai spiritual, integritas, dan kesadaran moral. Kepemimpinan akademik tanpa spiritualitas ibarat kapal tanpa kompas, canggih tapi mudah tersesat. Sebaliknya, integritas yang kokoh akan menjadi cahaya yang membimbing setiap keputusan, setiap kebijakan, dan setiap langkah kita dalam membangun universitas Jayabaya,” tutur Ketua Yayasan Jayabaya drg. H. Moestar Putrajaya, FICD., M.H. Pada Selasa, (18/11).

Sambutan Rektor Jayabaya

Berikutnya adalah Sambutan dan Pembukaan oleh Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum, menyampaikan : “Izinkan saya mengatakan satu hal : Universitas ini bukan sembarang universitas! la berdiri di atas cita-cita besar dan semangat muda yang luar biasa. Didirikan pada 5 Oktober 1958 di Jakarta, oleh seorang anak muda berusia 24 tahun – Prof. Dr. Moeslim Taher, S.H.
Di usia semuda itu, beliau sudah berpikir jauh ke depan, melihat bahwa bangsa
ini hanya bisa maju kalau rakyatnya berpendidikan tinggi. Inilah roh Jayabaya, Bapak Ibu sekalian: roh keberanian, idealisme, dan pengabdian!
Nama “Jayabaya” sendiri diambil dari Prabu Jayabaya, raja besar dari Kediri yang dikenal karena kebijaksanaan dan pandangannya yang jauh ke depan.
Kalau saya boleh bilang, dengan tegas :
Jayabaya itu bukan hanya nama, tapi marwah! Marwah untuk berpikir besar, berbuat nyata, dan memimpin dengan
kebijaksanaan,” tegas Prof H.Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum,

sungguh-sungguh dalam sambutan pembuka lokakarya Jayabaya.
Selanjutnya adalah narasumber Sesi ke- I dengan tema : “From Policy To Practice: Membangun Rencana Aksi Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Pasca Permendiktisaintek No 39 Tahun 2025 Menuju Akreditasi Unggul” oleh narasumber Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A dengan moderator Dr. Kristiawanto, S.HI, M.H.

Narasumber Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A dalam lokakarya ini menegaskan pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Juga dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bisa memanfaatkan media sosial seperti youtube untuk menjangkau masyarakat. Kemudian Peta Jalan institusi bisa menjadi peta jalan keilmuan. “Ada benang merah antara bidang penelitian dosen yang searah dengan bidang keahlian dosen,” ujar Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A.

Arahan Strategis Rektor Jayabaya

Kemudian memasuki Sesi ke-II adalah materi bertema “Arahan Strategis Rektor” oleh Rektor Jayabaya Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum dengan moderator Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

“Apa yang penting menurut saya, yang paling penting di dalam melaksanakan visi dan misi ini adalah menegaskan komitmen kepemimpinan kita untuk membawa universitas ini menuju keunggulan, ” papar Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, SH., M.Hum. Moderator Prof. Ir. Herliati, Ph.D.,

juga menyimpulkan bahwa energi Universitas Jayabaya bisa membawa Universitas Jayabaya menjadi teaching university yang unggul. “Agar tagline Universitas Jayabaya ‘Bangga menjadi milik Bangsa’ bisa terus bergaung,” ujar Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

“Maka bisa disimpulkan bahwa dari paparan Bapak Rektor Jayabaya adalah kita wajib melakukan penguatan tata kelola, dan penguatan branding untuk sustainability Universitas Jayabaya,” pungkas Wakil Rektor Jayabaya Prof. Ir. Herliati, Ph.D.

Selanjutnya adalah Sesi ke-III bertema “Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial Menuju Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Unggul” oleh Kepala LL Dikti Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan , S.E., M.A dengan moderator Dr. Kristiawanto, S.H.I, M.H.

Dr. Henri Tambunan menekankan pentingnya statuta bagi Perguruan Tinggi. Dimana dalam statuta ini termuat struktur organisasi juga mekanisme pengambilan keputusan.

“Statuta menjadi landasan program dan setiap implementasi perguruan tinggi. Sedangkan visi sebagai kompas bagi perguruan tinggi, memberikan arah yang jelas bagi perguruan tinggi. Dalam merumuskan visi penting untuk mempertimbangkan pandangan dari pemangku kepentingan internal seperti dosen dan mahasiswa dan juga mempertimbangkan kepentingan eksternal dan pemerintah. Misi pada dasarnya menjawab pertanyaan apa yang harus dilakukan bagaimana agar visi tercapai,” ujar Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan , S.E., M.A.

Dijelaskan Ciri Visi yang Baik :

– Understandable : Jelas dan mudah dimengerti

– Guiding : Memberi arah.

– Motivating : Menumbuhkan motivasi.

– Desirable : Apa yang diharapkan.

– Posible : Realistik dan mudah dicapai.

– Flexible : Menstimulasl inisiatif dan penyesuaian pada perubahan.

Paparan Dr.Hc. Ary Ginanjar Agustian

Setelah itu sampailah pada sesi pemaparan dari Narasumber yang ditunggu-tunggu bertema: “Kepemimpinan Berkarakter dan Etos Kerja Unggul dalam Mewujudkan Profesionalisme Akademik” oleh Dr. Hc. Ary Ginanjar Agustian dengan moderator Dr. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn.

Rumus bagaimana kita bisa mempertahankan juara, konsep nya adalah 5G Leadership yaitu : Grand Why, Gift, Growth Mindset, Grind, Great Hope,” ujar Dr. HC. Ary Ginanjar Agustian sembari menerangkan kepada para hadirin tentang 5G sebagai core value, dalam kesempatan lokakarya Universitas Jayabaya.

Moderator sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya Dr. Yuhelson, S.H.,M.H., M.Kn. memberi ulasan kesimpulan bahwa dengan konsep 5G leadership ini bisa berguna bagi civitas akademika Universitas Jayabaya dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Sebagai penutup Lokakarya Jayabaya adalah Doa Penutup yang dibacakan oleh Drs. H. Hazim A.Umar, M.M. Secara keseluruhan acara Lokakarya Universitas Jayabaya ini berjalan aman, tertib dan lancar.

 

Red